Langsung ke konten utama

Berniat Pelihara Anjing Husky? Begini Cara Melatih dan Merawatnya

Halo sobat semua..

Anjing sudah termasuk dari bagian keluarga banyak orang. Karena dinilai bersahabat dan pandai, tidak heran banyak orang yang ingin untuk memeliharanya. Termasuk dalam hal ini anjing Siberian Husky.

Siberian Husky adalah jenis anjing yang awalnya digunakan sebagai penarik kereta salju. Husky berasal dari tempat yang sangat dingin dan bersalju yaitu Siberia, Rusia.

Bentuk Husky memang mirip seperti serigala, tetapi anjing ini termasuk ramah dan sangat baik untuk menjaga rumah. Bahkan, apabila dilatih dengan baik dan benar akan menjadi sahabat yang menggemaskan untuk dirumah. Cute sekali yah.

Namun, apakah sobat semua tahu cara melatih dan merawat anjing Husky?

Berbeda dengan hewan yang hidup liar seperti di kawasan hutan pada umumnya, pasti banyak yang belum paham untuk melakukannya. Berikut ini merupakan cara melatih dan merawat anjing Husky. Simak selangkapnya di bawah ini.

Apa itu Siberian Husky?

Siberian Husky merupakan peliharaan yang awalnya digunakan sebagai penarik kereta salju di dataran siberia, Rusia.

Husky memiliki tubuh yang anggun dan atletis sehingga mempunyai karakter tangguh dan aktif.

Ras anjing ini sangat ramah dan cocok dijadikan hewan peliharaan terutama untuk Anda yang aktif.

Bentuk dan Karakteristik Siberian Husky


Siberian Husky memiliki tinggi mulai dari 50-60 cm dan berat mulai dari 15-27 kg. Untuk bulu dan warna, Husky memiliki bulu tebal, bulu ganda terlihat dalam berbagai warna, akan tetapi biasanya merupakan kombinasi dari warna hitam, abu-abu, putih, dan cokelat.

Husky memiliki corak yang banyak titik hitam, belang-belang, atau pinto. Sebagai anjing peliharaan, Husky bisa hidup dari 12-15 tahun.

Untuk karakteristiknya, anjing ini sangat ramah, suka bermain, tingkat energi tinggi, pintar, dan kecenderungan untuk menggonggong yang tinggi.

Sejarah Siberian Husky

Siberian Husky berasal dari Asia Timur Laut, tempat orang Chukchi mengembangkan ras ini khusus untuk digunakan sebagai anjing kereta luncur.

Secara genetik, mereka adalah bagian dari keluarga Spitz. Selama awal abad ke-20, Alaska semakin tertarik dengan ras ini dan Siberian Husky dibawa ke Amerika Serikat. 

Selama bertahun-tahun, Husky telah unggul sebagai anjing kereta luncur. Mungkin yang paling menonjol adalah pengangkutan antitoksi ke Nome, Alaska selama epidemi difteri.

Peringatan perjalanan penyelamatan nyawa ini telah menyebabkan perlombaan kereta luncur anjing tahunan Idatarod. Patung anjing pemimpin yang berhasil mengantarkan vaksin, Balto, kemudian didirikan di Central Park di New York City pada tahun 1925.

Siberian Husky secara resmi diakui oleh American Kennel Club (AKC) pada tahun 1930. Mereka terus bekerja dengan rajin sebagai anjing kereta luncur tetapi paling sering dikenal sebagai anjing pendamping.

Cara Melatih Siberian Husky


Anjing husky harus diperlakukan dengan konsisten. Jika kamu melihat anak anjing melakukan sesuatu yang buruk, disiplinkan mereka secara tegas, tapi dengan lembut. Jika kamu melihat anak anjing  melakukan sesuatu yang baik, pujilah dan beri mereka apresiasi atau hadiah. Jika kamu tidak melakukan ini, anak anjing akan belajar bahwa ia dapat lolos dari beberapa hal yang keliru, dan menjadi jauh lebih sulit untuk dilatih kembali.

Husky menyukai permainan, jadi mengubah latihan menjadi permainan dapat membantu proses ini. Disarankan hanya berlatih dalam interval 15 menit, karena husky mungkin bosan melakukan hal yang sama untuk waktu yang lama. Melatih anjing husky terbilang sulit. Jika kamu merasa tidak dapat melakukannya sendiri, carilah bantuan profesional.

Saat buang air, jangan biarkan anak anjing melakukannya di tempat selain area yang kamu tentukan. Tepat saat kamu membawa pulang anak anjing husky, tunjukkan ke mana mereka boleh pergi. Ketika mereka pergi, pujilah mereka dan beri mereka hadiah. Jangan biarkan mereka lolos begitu saja saat membuat kekacauan.

Cara Merawat Siberian Husky


Menurut pengalaman beberapa para pecinta anjing, merawat husky itu bisa dikatakan susah susah gampang, apalagi jika kamu masih pemula dan awam.

Nah, apabila ini pengalaman pertama kamu memelihara anjing husky, berikut ini kami akan memberikan tips untuk merawatnya.

1. Memilih Dan Memberikan Makanan Berkualitas

Jenis anjing husky termasuk hewan yang mampu untuk bertahan hidup dalam kondisi makanan yang terbatas, karena sudah terbiasa dengan habitat aslinya. Dalam tahap ini ketika kamu hendak memberikannya makan, penting sekali untuk memilih dan menentukan jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Pastikan kamu memilih yang rendah kalori, sehingga peliharaan kamu tersebut akan tumbuh dengan sehat dan mempunyai energi yang cukup untuk bermain.

Untuk jadwal atau waktu pemberian makanannya itu cukup dilakukan satu sampai dua kali saja. Mengenai ukurannya bisa disesuaikan dengan umur, ukuran, dan statusnya masing-masing.

Untuk yang baru anakan atau usia 3-4 bulan berikan 2 kali sehari saja, tetapi apabila di atas itu bisa disesuaikan takarannya.

Hindari untuk memberikan husky dengan makanan yang biasa dimakan oleh manusia atau memberikan makanan kaleng, hal tersebut hanya membuat anjing mengalami diare dan mempengaruhi kesehatannya, cukup berikan makanan khususnya saja.

2. Memberikan Vaksin Dan Vitamin

Langkah berikutnya untuk memelihara anjing husky kamu sudah harus siap merogoh kocek lebih, termasuk dalam tahap ini untuk biaya pemberian vaksin dan vitaminnya.

Mengenai vaksin tersebut lakukan sedini mungkin, karena dengan menyuntikan vaksin membuat anjing tetap sehat dan terhindar dari serangan virus atau bakteri yang berpengaruh buruk pada tubuhnya.

Manfaat lain dari memberikan vaksin itu membuat bulu pada husky kamu tersebut terhindar dari kutu yang mempengaruhi tumbuh kembangnya.

Karena anjing tipe ini termasuk yang mempunyai bulu yang lebat, sehingga apabila tidak diperhatikan akan membuat kutunya semakin banyak dan berpengaruh pada kesehatannya nanti.

Tidak lupa juga untuk memberikan vitamin, karena peranan dari vitamin tersebut untuk membuat bulu dan tubuh anjing husky kesayangan kamu tersebut tetap indah dan sehat.

Dengan demikian, pastikan kamu konsultasikan dengan dokter hewan terlebih dahulu untuk pemberian vaksin dan vitamin tersebut apabila belum melakukannya untuk peliharaan kamu itu.

3. Menyisir Dan Menyikat Bulu Sewajarnya

Anjing jenis ini termasuk yang bersih dan tidak memiliki bau yang khas, karena mereka mampu untuk menjaga dan merawat dirinya sendiri.

Dengan kata lain untuk mengurusnya tidak perlu repot-repot harus selalu memandikannya dan menyisir bulunya setiap saat. Namun, kamu harus memperhatikan kondisinya juga dan jangan terlalu cuek untuk perawatan.

Apabila udara berangin akan berpengaruh pada kondisi bulunya, biasanya akan terjadi kerontokan dan terjadi selama 3 mingguan.

Memang jenis anjing ini termasuk dalam kawasan dingin, namun bukan berarti kamu harus mencukur bulunya agar mereka tidak kepanasan.

4. Menyikat Giginya

Untuk kebutuhan kebersihan badan dan bulunya, anjing husky termasuk yang pandai dan tidak membutuhkan mandi setiap bulannya. Karena banyak pecinta husky hanya memandikan anjing ini setahun sekali saja.

Namun perlu untuk diperhatikan mengenai menyikat giginya, kamu disarankan untuk menyikat gigi anjing husky ini setidaknya 2-3 kali setiap minggunya..

Untuk pemilihan pasta giginya, kamu bisa mendapatkannya pada dokter hewan atau petshop terdekat dari rumah kalian.

Jika kamu merasa kesulitan untuk melakukan penyikatan gigi pada anjing husky kamu dirumah, bisa langsung datang dan meminta bantuan pada dokter hewan.

5. Perhatikan Kondisi Kandang Dan Rutin Sosialisasi

Jenis anjing husky termasuk dalam kategori anjing yang mudah kabur dan pintar dalam mencari celah. Bahkan, ada beberapa kasus husky yang mampu menggali tanah dan langsung kabur begitu saja.

Untuk menjaga anjing milikmu tidak kabur, kamu harus memperhatikan kandangnya kembali secara menyeluruh sehingga apabila kondisi kandang kamu tidak baik, lebih baik untuk segera memperbaikinya serta pastikan semuanya tertutup dengan baik dan sudah sesuai dengan kebutuhannya.

Tidak lupa juga untuk mengajarkan anjing kamu bersosialisasi, karena ini akan membentuknya lebih memahami lingkungan sekitar.

Selain itu, anjing yang rajin diajarkan dan dikenalkan pada lingkungan barunya membuat husky lebih percaya diri dan mampu untuk bersikap lebih baik.

Mungkin bisa mengajaknya jalan-jalan ke taman atau memasukkannya pada kelas les pelatihan untuk kegiatan tersebut.

Nah sobat semua, itulah beberapa cara melatih dan  merawat anjing husky yang bisa kamu lakukan di rumah. Dengan demikian pastikan kamu memahaminya secara menyeluruh agar husky kesayangan dapat tumbuh sehat dan penuh energi setiap harinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merawat Ikan Cupang Agar Sirip dan Ekornya Tetap Indah

  Hai sobat blog… Adakah dari kamu yang memelihara ikan cupang? Yap, ikan hias yang satu ini memang menjadi salah satu hewan peliharaan yang digemari oleh banyak orang. Ada banyak hal yang membuat orang tertarik untuk memelihara ikan hias ini, mulai dari keindahan bentuk, warna dan cara merawatnya yang tergolong mudah. Eits! Meskipun mudah, ternyata ada beberapa cara perawatan yang kurang tepat sehingga membuat sirip dan ekor ikan cupangmu rusak. Padahal, poin utama dalam memelihara ikan cupang adalah keindahan sirip dan ekor ikan cupang itu sendiri. Nah, daripada bingung, yuk simak beberapa cara merawat ikan cupang yang baik dan benar di bawah ini! Cara Merawat Ikan Cupang Agar Sirip dan Ekornya Tetap Indah 1. Mengganti air dua hari sekali Kebersihan dan kesehatan air akuarium adalah hal penting dan utama untuk menjaga keindahan ikan cupang. Maka dari itu, jangan lupa untuk mengganti ganti air akuarium tempat ikan cupangmu hidup. Disarankan untuk menganti airnya sebany

Cara Merawat Kelinci Agar Umur Panjang, Pas Banget untuk Pemula

  Suka sama hewan berbulu seperti kelinci, tapi sering gagal memeliharanya? Harapannya kelinci bisa berumur panjang, namun cepat banget mati. Jika hal ini terjadi, bisa saja Anda salah ketika merawatnya. Cara merawat kelinci ini cukup rumit. Jika si hewan berbulu ini stress sedikit saja, maka ia kan cepat drop dan akhirnya bisa mati. Kelinci memang binatang yang mudah stress baik soal makanan, kandang atau teman sepermainannya. Jadi, bagaimana sih sebenarnya merawat kelinci supaya binatang berbulu yang menggemaskan ini berumur panjang? Coba praktikkan cara-cara merawat kelinci di bawah ini. 1. Makanan Harus Tepat Faktanya kelinci bukannya hanya makan wortel dan kangkung saja ya, nutrisi yang dihasilkan hewan ini tidak cukup untuk menunjang kebutuhan dari kelinci tersebut. Ujung-ujung bisa saja kelinci kamu mudah mengalami gangguan pencernaan dan berisiko mati. Cara merawat kelinci yang tepat adalah memberikan makanan yang variatif, kamu bisa memberikan jerami sebagai sumber se